30.7 C
Tuban
Thursday, 12 March 2026
spot_img
spot_img

OJK Kembali Bertemu MSCI Pekan Ini, Bahas Keterbukaan Data Kepemilikan Saham Indonesia

RADARBISNIS – Upaya memperkuat kepercayaan investor global terhadap pasar keuangan Indonesia terus dilakukan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pihaknya akan kembali menggelar pertemuan dengan lembaga indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International) pada pekan ini.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi berkelanjutan terkait peningkatan transparansi pasar modal Indonesia, khususnya mengenai keterbukaan informasi kepemilikan saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa regulator telah menyerahkan data terkait pengungkapan kepemilikan saham di atas satu persen kepada MSCI untuk dianalisis lebih lanjut.

OJK Serahkan Data Kepemilikan Saham ke MSCI

Menurut Hasan, data yang telah disampaikan akan dipelajari oleh analis MSCI sebelum lembaga tersebut memberikan penilaian lanjutan terhadap pasar modal Indonesia.

Electronic money exchangers listing

Ia menjelaskan bahwa data yang diberikan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses evaluasi yang menentukan apakah pasar Indonesia sudah memenuhi standar transparansi global.

Baca Juga :  Transaksi Tembus Rp 9,9 Triliun, IHSG Ditutup Menguat Tipis 0,11 Persen

“Tapi datanya sudah kita sediakan sejak awal. Nah, jadi kalau misalnya masih ada yang perlu kita tambahkan setidaknya masih cuma punya cukup banyak waktu sebelum sampai di evaluasi berikutnya di bulan Mei,” tutur Hasan dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (12/3).

Dengan waktu yang masih tersedia sebelum evaluasi berikutnya pada Mei, OJK membuka ruang untuk melengkapi informasi jika diperlukan.

Komunikasi Intens antara OJK dan MSCI

Hasan menegaskan bahwa hubungan komunikasi antara regulator Indonesia dan MSCI berjalan sangat intens.

Menurutnya, diskusi teknis antara kedua pihak berlangsung secara konstruktif dengan fokus pada detail data yang diperlukan dalam proses evaluasi.

“Komunikasi antara OJK dengan MSCI sejauh ini sangat baik, konstruktif, dan interaksinya sangat intens di tim teknis,” kata Hasan.

Hasan menambahkan bahwa para analis MSCI terus mengolah data setiap kali ada tambahan detail atau granularity dalam keterbukaan informasi yang diberikan oleh OJK.

Baca Juga :  Survei OJK Tunjukkan Responden Optimis Kinerja Perbankan Bakal Semakin Baik

Evaluasi MSCI Jadi Sorotan Pasar

Evaluasi MSCI memiliki arti penting bagi pasar keuangan Indonesia.

Indeks yang diterbitkan MSCI digunakan secara luas oleh investor global sebagai acuan dalam menempatkan dana investasi di berbagai negara. Perubahan penilaian terhadap suatu pasar dapat berdampak langsung pada arus modal yang masuk maupun keluar.

Karena itu, peningkatan transparansi dan kualitas data menjadi salah satu faktor krusial agar pasar modal Indonesia tetap menarik bagi investor internasional.

Upaya Perkuat Kepercayaan Investor Global

Langkah OJK memperkuat komunikasi dengan MSCI menunjukkan komitmen regulator untuk terus memperbaiki ekosistem pasar keuangan nasional.

Transparansi kepemilikan saham, keterbukaan data, serta koordinasi dengan lembaga global dinilai sebagai bagian dari upaya membangun reputasi pasar modal Indonesia di mata dunia.

Dengan evaluasi berikutnya dijadwalkan pada Mei mendatang, pertemuan pekan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa seluruh data yang dibutuhkan telah tersedia dan memenuhi standar internasional. (*)

RADARBISNIS – Upaya memperkuat kepercayaan investor global terhadap pasar keuangan Indonesia terus dilakukan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pihaknya akan kembali menggelar pertemuan dengan lembaga indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International) pada pekan ini.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi berkelanjutan terkait peningkatan transparansi pasar modal Indonesia, khususnya mengenai keterbukaan informasi kepemilikan saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa regulator telah menyerahkan data terkait pengungkapan kepemilikan saham di atas satu persen kepada MSCI untuk dianalisis lebih lanjut.

OJK Serahkan Data Kepemilikan Saham ke MSCI

Menurut Hasan, data yang telah disampaikan akan dipelajari oleh analis MSCI sebelum lembaga tersebut memberikan penilaian lanjutan terhadap pasar modal Indonesia.

- Advertisement -

Ia menjelaskan bahwa data yang diberikan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses evaluasi yang menentukan apakah pasar Indonesia sudah memenuhi standar transparansi global.

Baca Juga :  BBCA Lagi Diskon, Dividen Tetap Gila-gilaan – Saatnya Serok atau Tunggu Asing Balik Badan?

“Tapi datanya sudah kita sediakan sejak awal. Nah, jadi kalau misalnya masih ada yang perlu kita tambahkan setidaknya masih cuma punya cukup banyak waktu sebelum sampai di evaluasi berikutnya di bulan Mei,” tutur Hasan dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (12/3).

Electronic money exchangers listing

Dengan waktu yang masih tersedia sebelum evaluasi berikutnya pada Mei, OJK membuka ruang untuk melengkapi informasi jika diperlukan.

Komunikasi Intens antara OJK dan MSCI

Hasan menegaskan bahwa hubungan komunikasi antara regulator Indonesia dan MSCI berjalan sangat intens.

Menurutnya, diskusi teknis antara kedua pihak berlangsung secara konstruktif dengan fokus pada detail data yang diperlukan dalam proses evaluasi.

“Komunikasi antara OJK dengan MSCI sejauh ini sangat baik, konstruktif, dan interaksinya sangat intens di tim teknis,” kata Hasan.

Hasan menambahkan bahwa para analis MSCI terus mengolah data setiap kali ada tambahan detail atau granularity dalam keterbukaan informasi yang diberikan oleh OJK.

Baca Juga :  Kredit Perbankan RI Hampir Tembus Rp 8.000 Triliun, Tapi Pertumbuhan Mulai Melambat

Evaluasi MSCI Jadi Sorotan Pasar

Evaluasi MSCI memiliki arti penting bagi pasar keuangan Indonesia.

Indeks yang diterbitkan MSCI digunakan secara luas oleh investor global sebagai acuan dalam menempatkan dana investasi di berbagai negara. Perubahan penilaian terhadap suatu pasar dapat berdampak langsung pada arus modal yang masuk maupun keluar.

Karena itu, peningkatan transparansi dan kualitas data menjadi salah satu faktor krusial agar pasar modal Indonesia tetap menarik bagi investor internasional.

Upaya Perkuat Kepercayaan Investor Global

Langkah OJK memperkuat komunikasi dengan MSCI menunjukkan komitmen regulator untuk terus memperbaiki ekosistem pasar keuangan nasional.

Transparansi kepemilikan saham, keterbukaan data, serta koordinasi dengan lembaga global dinilai sebagai bagian dari upaya membangun reputasi pasar modal Indonesia di mata dunia.

Dengan evaluasi berikutnya dijadwalkan pada Mei mendatang, pertemuan pekan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa seluruh data yang dibutuhkan telah tersedia dan memenuhi standar internasional. (*)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img
/