RADARBISNIS – Upaya memperkuat kepercayaan investor global terhadap pasar keuangan Indonesia terus dilakukan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pihaknya akan kembali menggelar pertemuan dengan lembaga indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International) pada pekan ini.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi berkelanjutan terkait peningkatan transparansi pasar modal Indonesia, khususnya mengenai keterbukaan informasi kepemilikan saham.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa regulator telah menyerahkan data terkait pengungkapan kepemilikan saham di atas satu persen kepada MSCI untuk dianalisis lebih lanjut.
OJK Serahkan Data Kepemilikan Saham ke MSCI
Menurut Hasan, data yang telah disampaikan akan dipelajari oleh analis MSCI sebelum lembaga tersebut memberikan penilaian lanjutan terhadap pasar modal Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa data yang diberikan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses evaluasi yang menentukan apakah pasar Indonesia sudah memenuhi standar transparansi global.
“Tapi datanya sudah kita sediakan sejak awal. Nah, jadi kalau misalnya masih ada yang perlu kita tambahkan setidaknya masih cuma punya cukup banyak waktu sebelum sampai di evaluasi berikutnya di bulan Mei,” tutur Hasan dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (12/3).
Dengan waktu yang masih tersedia sebelum evaluasi berikutnya pada Mei, OJK membuka ruang untuk melengkapi informasi jika diperlukan.
Komunikasi Intens antara OJK dan MSCI
Hasan menegaskan bahwa hubungan komunikasi antara regulator Indonesia dan MSCI berjalan sangat intens.
Menurutnya, diskusi teknis antara kedua pihak berlangsung secara konstruktif dengan fokus pada detail data yang diperlukan dalam proses evaluasi.
“Komunikasi antara OJK dengan MSCI sejauh ini sangat baik, konstruktif, dan interaksinya sangat intens di tim teknis,” kata Hasan.
Hasan menambahkan bahwa para analis MSCI terus mengolah data setiap kali ada tambahan detail atau granularity dalam keterbukaan informasi yang diberikan oleh OJK.
Evaluasi MSCI Jadi Sorotan Pasar
Evaluasi MSCI memiliki arti penting bagi pasar keuangan Indonesia.
Indeks yang diterbitkan MSCI digunakan secara luas oleh investor global sebagai acuan dalam menempatkan dana investasi di berbagai negara. Perubahan penilaian terhadap suatu pasar dapat berdampak langsung pada arus modal yang masuk maupun keluar.
Karena itu, peningkatan transparansi dan kualitas data menjadi salah satu faktor krusial agar pasar modal Indonesia tetap menarik bagi investor internasional.
Upaya Perkuat Kepercayaan Investor Global
Langkah OJK memperkuat komunikasi dengan MSCI menunjukkan komitmen regulator untuk terus memperbaiki ekosistem pasar keuangan nasional.
Transparansi kepemilikan saham, keterbukaan data, serta koordinasi dengan lembaga global dinilai sebagai bagian dari upaya membangun reputasi pasar modal Indonesia di mata dunia.
Dengan evaluasi berikutnya dijadwalkan pada Mei mendatang, pertemuan pekan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa seluruh data yang dibutuhkan telah tersedia dan memenuhi standar internasional. (*)










