Lebih lanjut perempuan berjilab itu mengemukakan, melejitnya harga telur ini sudah berlangsung sekitar satu minggu. Kenaikannya bertahap. Dari yang semula Rp 26 ribu, kemudian naik Rp 28 ribu, dan belakangan ini terus naik hingga Rp 32 ribu per kg.
‘’Naiknya pelan-pelan, tapi kenaikannya cukup lumayan. Bahkan mungkin saat ini paling tinggi,’’ tandasnya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah dan Perdagangan (Diskop UKM Perdag) Agus Wijaya mengatakan, kenaikan harga telur yang sekarang sedang terjadi dikarenakan naiknya harga pakan di tingkat peternak.
‘’Imbasnya harga telur ikut naik,’’ kata dia.
Sampai kapan kondisi akan berlangsung? Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda ini tidak bisa memastikan.
‘’Tergantung dari pasokan pakan dan harganya. Semoga tidak lama,’’ pungkasnya. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.