‘’Hasil pemeriksaan ditemukan ada pelaku lain berinisial S,’’ tuturnya.
Saat diperiksa, JU dan SU menyebut masih ada tiga pelaku lain yang ikut memerkosa. Perwira kelahiran Bojonegoro itu mengatakan, dari tiga pelaku lain yang dicatut, satu orang sudah diketahui keberadaannya dan saat ini sudah diamankan di mapolsek setempat. Sedangkan dua lainnya masih buron.
Perwira lulusan Akpol 2013 itu mengungkapkan, dalam penyidikan terungkap lokasi persetubuhan di tempat yang sepi, seperti gubuk sawah, bangunan kosong, hingga toilet bank di luar jam kerja. Modus operandi pelaku adalah memberikan iming-iming uang kepada korban.
Korban yang merupakan anak dari keluarga kurang mampu dan memiliki keterbelakangan mental itu tak berdaya dengan bujuk rayu pelaku.
‘’Sampai saat ini, korban masih trauma dan takut bertemu orang,’’ ujarnya. (yud/ds)
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…