Sangat mungkin, saat itu pencuri kesulitan membawa kedua sapinya. Sehingga ditinggal salah satu di tengah sawah.
‘’Aksi pencurian sapi ini sangat meresahkan warga,’’ tandasnya.
Meski demikian, musibah yang menimpa dirinya itu tidak dilaporkan kepada pihak terkait.
Senada disampaikan Rasidan. Aksi maling sapi miliknya juga diperkirakan berlangsung sekitar pukul dua dini hari—saat lelap-lelap orang tidur. Sebab, sebelum kejadian atau sejam sekali, dia rutin ngecek sapi miliknya di kandang menyusul kejadian yang menimpa Afifah.
‘’Ketika tengah malam masih ada. Tiba-tiba menjelang pagi hilang satu, yang sapi jantan. Sedangkan yang betina masih ada,’’ ungkapnya.
Dia pun lantas melaporkan kejadian itu ke pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Tuwiri Kulon Dasmiati membenarkan laporan pencurian sapi dari warganya.
Dasmiati mengungkapkan, sebenarnya setiap dusun sudah memiliki pos ronda. Namun, pada tengah malam biasanya sudah tidak ada yang berjaga.
‘’Setelah ini, kami akan meningkatkan penjagaan,’’ tandasnya. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…