Untuk memastikan perlu atau tidaknya sebuah luka dijahit, Peongki menyarankan orang-orang memperhatikan tepi-tepi luka. Apabila tepi-tepi luka terbuka maka lebih baik dijahit.
“Dilihat saja tepi-tepi luka menutup sendiri atau tidak, kalau dilihat tepi luka itu terbuka lebih bagus dijahit karena mempertemukan dua epitel terpisah itu tidak mudah kalau tidak dijahit,” kata dia.
Seluruh tubuh manusia tertutup epitel atau bagian luar kulit, pun dengan rongga di dalam tubuh yang tertutup epitel berbentuk mukosa. Suatu luka terjadi ketika kontinuitas epitel terganggu. Berdasarkan durasi pemulihan, luka terbagi dua yakni akut dan kronis. Luka akut biasanya sembuh dalam 21 hari atau tiga pekan, sementara suatu luka disebut kronis bila tak pulih oleh sebab apapun dalam waktu 21 hari. (*)
Sumber: ANTARA
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Berita Seputar Tips Merawat Luka Terbaru dan Terkini
—————————————————————-
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…