Hal tersebut dikuatkan dengan keterangan sejumlah tetangga korban.
‘’Dari ke terangan mereka (tetangga, Red) yang bersangkutan sudah lama mengalami gangguan jiwa.
Dia sulit diajak ber komunikasi dan tidak memiliki tempat tinggal tetap,’’ ujarnya.
Riyanto mengungkapkan, jasad korban kali pertama ditemukan Darmi, warga setempat. Saat melintas di tambak, saksi mencium bau busuk.
Setelah mencari asal bau tersebut, dia mendapati jenazah membusuk yang mengapung di tambak.
Temuan Darmi disampaikan kepada perangkat desa setempat dan selanjutnya di laporkan ke Mapolsek Jenu untuk ditindaklanjuti. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…