‘’Salah satu solusinya, adalah membangun jembatan darurat di dekat Jembatan DAM Seng. Berbahan balok kayu dan bambu, sebagaimana pernah dibuat pada April lalu saat proses pemasangan jembatan bailey,’’ katanya.
Karena sifatnya sementara, sehingga hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua saja.
Sebagaimana diketahui, lelang proyek rehabilitasi Jembatan DAM Seng dimenangkan oleh CV Timbul Jaya. Perusahaan konstruksi beralamat di Desa Penebusan, Kecamatan Plumpang itu menjadi pemenang lelang proyek dengan nilai penawaran Rp 1,8 miliar dari pagu anggaran proyek sebesar Rp 1,9 miliar. (sab/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…