Lebih lanjut, komisioner asal Desa Temaji, Kecamatan Jenu itu menjelaskan, meski terjadi pengurangan jumlah pemilih dari data awal dan data DPS, namun jika dibandingkan dengan jumlah pemilih pada Pilkada 2020 sebanyak 942.519 pemilih, terjadi penambahan sekitar 7.762 pemilih.
‘’Bertambahnya pemilih itu karena tambahan pemilih baru,’’ ujarnya.
Rokhib mengemukakan, setelah data DPS diumumkan ke masyarakat, diharapkan mendapat masukan dan tanggapan untuk selanjutnya menjadi DPS Hasil Perbaikan (DPSHP). Tahapan berikutnya, dilakukan rekapitulasi lagi mulai dari tingkat desa hingga pusat sebelum ditetapkan menjadi DPSHP akhir.
‘’Tahapan pemutakhiran daftar pemilih ini masih panjang, hingga nanti bisa ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT),’’ pungkasnya. (fud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.