Menurut Hakim—sapaannya, alokasi kursi di dapil 3 yang selama ini dianggap ada kelebihan kursi, sehingga layak dimekarkan, ternyata tidak memenuhi syarat. Dengan begitu, dapil dimaksud tetap sama.
‘’(Hasil kajian, Red) kelebihannya tidak ada, jadi dapil 3 tetap,’’ imbuhnya.
Sekadar diketahui, sebelumnya KPUK mengirim rancangan dapil sebanyak tiga opsi. Pertama, terdiri lima dapil dengan rincian dapil 1: Kerek, Merakurak, Montong, Tuban (11 kursi), dapil 2: Palang, Plumpang, Widang (9 kursi), dapil 3: Grabagan, Rengel, Semanding, Soko (12 kursi), dapil 4: Bangilan, Kenduruan, Parengan, Senori, Singgahan (9 kursi), dan dapil 5: Bancar, Jatirogo, Jenu, Tambakboyo (9 kursi).
Selanjutnya, rancangan kedua lima dapil, meliputi dapil 1: Kerek, Merakurak, Montong, Tuban (11 kursi), dapil 2: Palang, Semanding, Widang (10 kursi), dapil 3: Grabagan, Rengel, Semanding, Soko (11 kursi), dapil 4: Bangilan, Kenduruan, Parengan, Senori, Singgahan (9 kursi), dan dapil 5: Bancar, Jatirogo, Jenu, Tambakboyo (9 kursi).
Sementara rancangan ketiga, dengan opsi enam dapil, yakni dapil 1: Jenu, Merakurak, Tuban (8 kursi), dapil 2: Plumpang, Palang, Widang (9 kursi), dapil 3: Rengel, Semanding, Grabagan (9 kursi), dapil 4: Parengan, Montong, Soko (8 kursi), dapil 5: Kenduruan, Jatirogo, Bangilan, Senori (9 kursi) dan dapil VI: Bancar, Tambakboyo, Kerek (7 kursi). (fud/tok)
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.