Arwin—sapaan akrabnya—menyadari betul bahwa target 150 ton per hari adalah target yang sangat tinggi. Namun, segala upaya akan dilakukan. Termasuk bersinergi dengan seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Tuban untuk membikin TPS.
Dengan pembangunan TPS di tiap desa tersebut, harapannya sampah terkumpul semakin banyak. Sehingga target produksi dalam instalasi RDF bisa terpenuhi.
‘’Jika diproyeksi, kemungkinannya untuk tujuh kecamatan saja bisa mengumpulkan hingga 250 ton per harinya. Berbeda dengan yang sekarang, dimana pelayanan sampah belum menyeluruh ke tiap desa,’’ kata optimis bisa tercapai.
Adapun hingga saat ini, terang Arwin, pembangunan RDF masih dalam proses desain ulang. Berikut armada pengangkut sampahnya, juga akan ditambah.
‘’Harapannya (target RDF, Red) bisa diakomodir dengan baik,’’ tandas dia. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.