Mas Bupati menegaskan, Z-Mie merupakan program one village one produk untuk menumbuhkan ekonomi di tingkat rumah tangga.

Program Z-Mie, lanjut dia, juga selaras dengan program Pemkab Tuban untuk pengentasan kemiskinan.
Menurut Mas Bupati, pengentasan kemiskinan program ini bukan untuk memberikan uang tunai yang setelah itu habis, namun pemberdayaan jangka panjang, sehingga perekonomian masyarakat tidak mampu bisa bangkit.
‘’Jadi, penerima zakat tidak manja setelah menerima bantuan dan setelah itu habis, tapi kami ingin manfaat dari bantuan itu terus berjalan menjadi program jangka panjang,’’ ujarnya.
Melalui program pemberdayaan tersebut, Mas Bupati berharap mustahik bisa menghasilkan Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per hari.
Sementara jika melalui program bantuan langsung tunai sebesar Rp 300 ribu sebulan bisa langsung habis.
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.