Categories: Nasional

Awal Ramadan Berpotensi Bareng, 1 Syawal Berbeda

Muhammadiyah diperkirakan bakal merayakan Hari Raya Idul Fitri satu hari lebih cepat dari pada pemerintah dan NU.

‘’PP Muhammadiyah jauh-jauh hari telah menetapkan Idul Fitri jatuh pada 21 April, atau 29 hari Ramadan,’’ ujarnya.

Sementara pemerintah, lanjut dia, memproyeksikan saat melakukan rukyatul hilal pada 21 April nanti, tinggi hilal belum sampai 3 derajat, sehingga tidak memenuhi kriteria Mabims.

‘’Berdasarkan parameter tersebut, untuk penetapan 1 Syawal pada Sabtu, 22 April dengan menggenapkan Rama dan selama 30 hari,’’ bebernya.

Pejabat asli Lamongan ini meneruskan, untuk kepastian 1 Ramadan dan 1 Syawal, pihaknya meminta masyarakat untuk menunggu sampai proses rukyatul hilal dilaksanakan di Menara Banyuurip.

‘’Kepastian semua menunggu hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan oleh pemerintah, yang dalam hal ini adalah Kementerian Agama RI,’’ tandasnya. (fud/tok)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Industri Manufaktur Asia Melemah di Tengah Tekanan Global, Indonesia Muncul Sebagai Pengecualian Tangguh

Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…

2 months ago

IHSG Terkoreksi Harian, Namun Kinerja Sebulan Terakhir Masih Mengilap!

Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…

2 months ago

Struktur Pemilik Bank Digital BBYB Berubah, Siapakah Pengendali Saham Terbesar?

Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…

2 months ago

IHSG Tersengal di Zona Merah, Pasar Masih Ragu Menguat: Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas Rp 15.000 Triliun!

Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…

2 months ago

Laba Melambat, Pencadangan Melonjak: BCA Jaga Fondasi di Tengah Tekanan Margin

Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…

2 months ago

BI-Rate Tetap 4,75 Persen, Fokus Jaga Rupiah dan Pacu Pertumbuhan 2026

Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…

2 months ago