Hal tersebut mengakibatkan ombak di pantai selatan lebih tinggi dibanding laut utara.
‘’Sekarang, angin tersebut terbagi dan mengarah ke sisi utara Pulau Jawa,’’ ujar pria kelahiran Kelurahan Panyuran, Kecamatan Tuban itu.
Arbi memerkirakan gelombang tinggi yang menerpa pesisir utara Bumi Ronggolawe tersebut berlangsung mulai kemarin (10/5) hingga lima hari ke depan. Ketinggiannya mulai 1,5 meter hingga 1,7 meter.
Ketinggian gelombang, kata dia, bisa bertambah pada malam hari. Tertinggi sekitar 1,8 meter.
Dengan tingginya gelombang di Laut Jawa, Arbi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Khususnya nelayan yang hendak melaut.
‘’Jika dipaksakan, hal tersebut sangat membahayakan,’’ tegasnya. (zid/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…