Jika sebelumnya truk dari Paciran lewat Jalan Manunggal utara ke selatan, lalu masuk jalan nasional dalam kota, kini harus memutar ke timur—Jalan Tuban- Babat menuju ke pintu masuk JLS dari sisi timur. Pun sebaliknya, truk dari arah barat menuju Paciran—setelah sampai pintu keluar JLS di sisi timur dipaksa memutar ke barat—melewati Jalan Manunggal selatan ke utara, baru setelah itu ke Paciran.
Dengan teknis demikian, alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) itu mengemukakan, Jalan Manunggal yang selama ini satu arah bagi truk akan diubah jadi dua arah. Jalan sepanjang dua kilometer itu, tandas dia, benar-benar akan menjadi jalur vital.
‘’Menjadi satu-satunya akses dilewati truk dari arah Paciran ke arah Rembang dan sebaliknya. Jadi, lalu lintas di situ akan cukup padat,’’ terangnya.
Pejabat DLHP Tuban berkantor di Jalan Teuku Umar ini meneruskan, bila uji coba operasional JLS pekan ini lancar, akan berlanjut pekan depan. Tepatnya pada Senin (20/2) hingga Rabu (22/2) mendatang dengan jam pemberlakuan berbeda. Jika pekan ini pada pukul 14.00—18.00, pekan depan pada pukul 08.00—14.00.
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…