Pria kelahiran Jayapura itu mengatakan, meski berkekuatan besar, gempa tersebut tak berpotensi tsunami. Namun demikian, Zem mengingatkan potensi gempa susulan yang terjadi setelahnya. Karena itu, dia mengimbau semua pihak untuk mewaspadainya.
‘’Biasanya gempa berkekuatan besar ini melahirkan gempa susulan yang kekuatannya lebih kecil, jadi tetap perlu diwaspadai. Terutama yang sedang di dalam gedung,’’ tegasnya.
Meski berkekuatan cukup besar, mantan kepala Subbid Pelayanan BMKG Juanda itu meminta masyarakat tak perlu panik. Zem memastikan informasi gempa susulan akan rutin dikabarkan melalui medsos BMKG. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…