Pejabat asal Kecamatan Bangilan itu berharap, lelang dan pengerjaan berjalan lancar. Dia juga optimistis waktu 150 hari atau lima bulan cukup untuk menyelesaikan perbaikan jembatan yang melintas di atas Bengawan Solo tersebut.
‘’Insya Allah pengerjaan proyek tepat waktu,’’ tuturnya.
Lebih lanjut, Agung mengatakan, selama pengerjaan perbaikan, Jembatan Glendeng ditutup total. Jika sekarang ini kendaraan roda dua masih bisa melintas, pada Juli hingga November mendatang, kendaraan roda dua tak bisa melintas.
Dia memerkirakan Jembatan Glendeng baru bisa diakses normal untuk kendaraan roda dua maupun roda empat paling cepat Desember mendatang. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…