Lebih lanjut, pejabat berdomsilisi di Kabupaten Bojoengoro ini meneruskan, terdekat program Angkutan Pelajar Gratis ini rencananya akan direalisasikan lagi pada perubahan APBD 2023.
‘’Untuk teknisnya seperti apa dan butuh anggaran berapa, nanti akan lebih lanjut,’’ pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, program Angkutan Pelajar Gratis tahun ini, telah direalisasikan awal Maret kemarin. Sumber anggaran nya APBD 2023 sejumlah Rp Rp 483,5 juta.
Sama dengan realisasi perdana pada 2022 lalu, program ini keperluannya mengentaskan masalah ketidaklayakan moda transportasi, seperti pikap bak terbuka dan kendaraan roda tiga yang selama ini digunakan pelajar ketika pulang—pergi ke sekolah.
Total, dalam realisasi tahun ini ada 41 unit armada mobil penumpang umum (MPU) dan angkutan kota (angkot) dise diakan.
Puluhan armada itu beroperasi di 14 rute dalam kota dan antar kecamatan tanpa menarik biaya.
Adapun dominasi rute program Angkutan Pelajar Gratis ini sepanjang jalur pantura mulai Kecamatan Palang, Jenu, Tambakboyo, hingga Bancar. (sab/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…