Sekitar pukul 20.05, Sudarmaji memberikan update terkait gempa susulan. Dia mengatakan, gempa yang terjadi sekitar pukul 17.37 tersebut lokasinya agar jauh, sekitar 121,53 km dari daratan Tuban dengan kekuatan 5,5 Magnitudo. Kedalamannya 600km.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Tuban Iptu Jamhari Mukri mengatakan, hingga kemarin pukul 19.30 belum ada laporan terkait dampak gempa. Baik korban jiwa maupun kerugian material. Meski demikian, pihaknya masih menunggu laporan lebih lanjut dari masyarakat.
”Seluruh polsek menyampaikan masih nihil laporan kerugian, jika ada, nanti kami informasikan lebih lanjut,” ujarnya.
Sejumlah warga di sepanjang daerah pesisir Laut Jawa mengaku tidak merasakan getaran.
”Saya dan keluarga sama sekali tidak merasakan getaran,” ujar Sahri, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.
Faisol Rozi, tokoh nelayan di Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban menyampaikan hal senada. ”Saya juga tidak merasakan getaran sama sekali,” ujarnya. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.