Begitu menyambar tabung gas elpiji, api langsung membesar. Saksi mata di tempat kejadian sempat mendengar beberapa kali ledakan sebelum api membesar.
Menurut dia, ledakan diduga dipicu dari terbakarnya dua mobil dan satu kendaraan bermotor yang saat itu juga melakukan servis di bengkal yang sama.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian ditaksir lebih dari Rp 200 juta.
‘’Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 atau satu setengah jam setelah kejadian,’’ ujar Khoirul.
Mantan Kanit Kamsel Satlantas Polres Tuban itu menduga ada kelalaian yang mengakibatkan kebakaran dan kerugian materiil.
”Ujang, kernet truk masih diperiksa dengan sangkaan pasal 360 KUHP ayat 1 tentang kealpaan yang menyebabkan orang lain mendapat luka-luka atau kerugian berat,” terang dia.(yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.