Namun, lanjut Maghfur, tudingan warga Dusun Koro bahwa pihaknya tak pernah bersosialisasi-berkomunikasi dengan warga setempat terkait pendirian pabrik, pihaknya membetulkan.
‘’Kami minta maaf karena hal itu. Kami memang belum pernah bersosialiasi atau berkomunikasi dengan warga di sini,’’ pungkasnya.
Untuk diketahui, aksi demo dimulai sekitar pukul 09.00 itu baru rampung pukul 12.00. Puluhan personel Polres Tuban datang mengamankan aksi dimaksud. Namun, kehadiran Korps Bhayangkara itu tak menjadikan suasana aksi kondusif. Justru, beberapa oknum Polres Tuban bersitegang dengan warga. Sejumlah pukulan hingga tendangan melayang ketika keduanya bersitegang. (sab/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.