Hanya saja, berapa denda yang harus dibayarkan? Mantan Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Tuban itu belum bisa mengungkapkan.
‘’Nominal denda masih dihitung. Untuk itu, berapa perkiraan dendanya, kami belum dapat menyampaikan. Harus kami selesaikan dulu hitungan pastinya,’’ ujar pria asal Surabaya itu.
Sebagaimana diketahui, proyek revitalisasi Rest Area yang dikerjakan CV Nabila Karya dan CV Purnama ini telah diperpanjang hingga berkali-kali. Pertama, 31 Desember 2022-20 Januari 2023. Kedua, 21 Januari-25 Maret 2023. Ketiga, 26 Maret— 10 April 2023. Keempat, 11-21 April. Kelima, 21 April—pekan ini. (sab/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…