Pejabat asal Kabupaten Lamongan itu menyampaikan, keputusan sidang isbat tidak mengubah keputusan Muhammadiyah yang lebih dulu menetapkan 1 Zulhijah pada 19 Juni dan Hari Raya Idul Adha pada Rabu 28 Juni.
‘’Jadi kembali ada perbedaan perayaan antara pemerintah dan Muhammadiyah,’’ ujarnya. Sebelumnya, penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal selisih sehari. (fud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…