Categories: Nasional

Poligami di Tuban Tertinggi Ketujuh di Jatim

Sementara tiga syarat materiil juga diatur dalam UU 74/1974. Per tama, jika istri tidak bisa melakukan perannya sebagai istri secara lahir maupun batin. Kedua, cacat secara fisik. Dan, ketiga, si istri bermasalah dengan alat reproduksinya atau tidak bisa mempunyai keturunan.

Pria asal Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat itu, mengungkapkan, syarat materiil ini menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan permohonan yang ber sangkutan.

Rizki mengatakan, syarat lain yang harus dipenuhi adalah kehadiran istri pertama dalam setiap sidang permohonan poligami.

Kepada wartawan koran ini, dia mengungkapkan, sepanjang 2022, pria yang mengajukan izin poligami dilatarbelakangi berbagai faktor. Terbanyak istri mengalami sakit seperti stroke atau cacat fisik.

‘’Kita tidak bisa menyebutkan secara spesifik dalam laporan, karena itu masuk ranah privasi pemohon,’’ tegasnya.

Begitu juga yang mengajukan poligami, dia tidak bisa menyampaikan latar  belakangnya karena juga masuk ranah privasi. (zid/ds)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Industri Manufaktur Asia Melemah di Tengah Tekanan Global, Indonesia Muncul Sebagai Pengecualian Tangguh

Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…

2 months ago

IHSG Terkoreksi Harian, Namun Kinerja Sebulan Terakhir Masih Mengilap!

Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…

2 months ago

Struktur Pemilik Bank Digital BBYB Berubah, Siapakah Pengendali Saham Terbesar?

Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…

2 months ago

IHSG Tersengal di Zona Merah, Pasar Masih Ragu Menguat: Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas Rp 15.000 Triliun!

Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…

2 months ago

Laba Melambat, Pencadangan Melonjak: BCA Jaga Fondasi di Tengah Tekanan Margin

Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…

2 months ago

BI-Rate Tetap 4,75 Persen, Fokus Jaga Rupiah dan Pacu Pertumbuhan 2026

Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…

2 months ago