‘’Kami sering melakukan razia, tapi balap liar ini tempatnya ber pindah-pindah dan salah satunya di lokasi ini,’’ ujarnya.
Mantan Kanitreskrim Polsek Grabagan itu mengatakan, kedua orang tua korban kecelakaan sudah dipanggil ke Mapolres Tuban.
Berdasarkan keterangan kedua orang tua kor ban, mereka tidak tahu kalau anaknya ikut balap liar. Saat pamit keluar rumah, keduanya hanya bilang hendak nongkrong.
Dia menerangkan, pemicu kecelakaan karena Wahyu, pengemudi Honda Tiger tidak mampu mengendalikan laju motornya. Saat terjadi kecelakaan, kata dia, cuaca cerah. Kondisi jalan lurus, lebar, dan arus lalu lintas sedang. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…