Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Tuban Sudarmaji mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti krisis air bersih pada empat desa di Grabagan tersebut.
Untuk tindak lanjutnya, kata dia, akan dikoordinasikan dengan sejumlah pihak. Termasuk dropping air bersih yang benar-benar tepat sasaran.
Direktur Perumdam Tirta Lestari Tuban Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya telah mengatensi minimnya suplai air bersih di Grabagan oleh perusahaannya. Untuk solusinya, kata dia, salah satunya membangun sumur bor baru di Desa/Kecamatan Grabagan.
‘’Sumur bor baru ini belum beroperasi. Masih tahap pembangunan,’’ pungkasnya.(sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.