Categories: Nasional

Karaoke Wajib “Puasa” Hormati Ramadan, Biliar-Rental Playstation Dibatasi

Wawan, panggilan akrabnya, menyampaikan, dari hasil koordinasi dengan seluruh pengusaha karaoke, semuanya sepakat untuk tidak beroperasi mulai H-1 Ramadan hingga H+2 Idul Fitri.

Dengan demikian, dipastikan tidak akan ada pelanggaran dari para pengelola tempat hiburan malam tersebut.

‘’Semua pengusaha karaoke dan tempat hiburan lain sudah tahu harus bagaimana selama Ramadan dan Lebaran. Jadi, saya rasa tidak akan melanggar,’’ tegasnya.

Mantan inspektur wilayah IV Inspektorat Tuban itu menegaskan, imbauan tersebut dibuat untuk meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci tersebut. Selain larangan tersebut, lanjut Wawan, Pemkab Tuban juga mengimbau seluruh pihak untuk tidak menggelar panggung hiburan selama Ramadan.

Seperti panggung musik, dangdut, dan pergelaran lain yang dapat mengganggu ketenangan selama Bulan Suci.

‘’Mari bersama-sama menjaga kesucian bulan Ramadan ini,’’ imbaunya. (yud/ds)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Industri Manufaktur Asia Melemah di Tengah Tekanan Global, Indonesia Muncul Sebagai Pengecualian Tangguh

Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…

2 months ago

IHSG Terkoreksi Harian, Namun Kinerja Sebulan Terakhir Masih Mengilap!

Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…

2 months ago

Struktur Pemilik Bank Digital BBYB Berubah, Siapakah Pengendali Saham Terbesar?

Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…

2 months ago

IHSG Tersengal di Zona Merah, Pasar Masih Ragu Menguat: Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas Rp 15.000 Triliun!

Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…

2 months ago

Laba Melambat, Pencadangan Melonjak: BCA Jaga Fondasi di Tengah Tekanan Margin

Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…

2 months ago

BI-Rate Tetap 4,75 Persen, Fokus Jaga Rupiah dan Pacu Pertumbuhan 2026

Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…

2 months ago