Lebih lanjut bupati muda ini menyampaikan, pada hakikatnya—sebagai manusia biasa tidak pernah sepi dari kesalahan. Karena itulah, tegas Mas Lindra, penting bagi setiap orang untuk memafkan kesalahan orang lain agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita.
‘’Juga senantiasa melapangkan dada, membuka hati dengan rasa sabar dan penuh keikhlasan, atas rida Allah meminta dan memberi maaf atas kesalahan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja,’’ pesannya.
Mas Lindra berharap, masyarakat turut memberikan saran dan masukan dalam mengiringi proses pembangunan di Bumi Ronggolawe.
‘’Sinergitas dan kolaborasi dari semua elemen sangat kami butuhkan untuk kemajuan Kabupaten Tuban,’’ tandasnya. (tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…