Opsi lain, kata Muhasan, Jalan Teuku Umar. Dengan catatan lalu lintas kendaraan di jalan tersebut disetop. Kendaraan dari utara dialihkan ke Jalan RE Martadinata dan kendaraan dari selatan dialihkan ke Letda Sucipto atau Jalan Lingkar Selatan (JLS).
‘’Ketika Jalan Teuku Umar dijadikan wisata pedestrian malam, akan muncul integrasi antara wisata tersebut dengan rest area. Kawasan perkotaan pun akan meluas. Ada titik keramaian baru,’’ jelasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Dibudporapar) Tuban M. Emawan Putra belum memberikan komentar mengenai wacana ini. Ketika dikonfirmasi via telepon maupun WhatsApp, pejabat yang akrab disapa Wawan itu belum merespons. (sab/wid)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.