Kisruh antar dua perempuan yang masih memiliki hubungan keluarga tersebut dipicu dari tersinggungnya Sulis karena pakaian yang dijemur di halaman rumah Tina dipindahkan.
Belakangan diketahui, persoalan pemindahan jemuran pakaian itu hanya friksi saja. Sejak 2010 silam, hubungan Sulis dan Tina sudah menegang. Meski bertetangga, mereka tak rukun. Sulis mengklaim, tanah negara yang kini dibangun Tina merupakan haknya. (Sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…