
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, program Tuban Bangga menjadi prioritas bagi Pemkab Tuban. Itu mengingat ketiga persoalan di atas membutuhkan penanganan bersama. Menurutnya, jika ditelisik lebih dalam, tiga persoalan itu berdampak ke berbagai pihak. Sehingga perlu adanya dorongan dan sinergitas dari berbagai sektor.
Lebih lanjut, bupati muda itu menuturkan, pengentasan persoalan dalam Program Tuban Bangga itu menjadi fondasi bagi kesejahteraan masyarakat. Hal itu dikarenakan konsep yang digagas dalam program ini langsung menyasar pada fon dasinya, yakni keluarga.
Mas Lindra—sapaan bupati—berpesan agar tiap-tiap sektor yang terlibat dalam penekanan tiga persoalan ini mempunyai sikap tegas. Utamanya terhadap kebijakan atau aturan yang sudah diberlakukan.
‘’Perlu adanya sikap tegas dari berbagai pihak, sehingga bisa benar-benar menekan angka perceraian, dispensasi nikah, serta stunting,’’ harapannya. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…