Dari lima petugas kesehatan tersebut, tiga di antaranya adalah perawat, satu bidan, dan satu dokter. Proses rekrutmen petugas haji ini langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Di antara syaratnya, pernah haji dan memiliki kualifikasi d
bidang kesehatan.
‘’Nanti akan mendampingi dan dibagi secara teknis bergantian ke tiga kloter, yakni kloter 18, 19, dan 24,’’ terang Bambang.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinkes P2KB Tuban Atiek Supratiningsih menam bahkan, kondisi cuaca di Tanah Suci saat ini cukup terik. Bahkan, suhunya mencapai 40-41 derajat Celsius.
‘’Dengan kondisi yang begitu terik, para jemaah kami imbau untuk membawa persediaan air yang cukup, sehingga tidak mengalami dehidrasi. Terpenting lagi, juga harus mematuhi arahan petugas kesehatan yang mendampingi,’’ pesannya. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.