Bahkan, dia bersedia menjadi keynote speaker sekaligus menyampaikan materi untuk membentengi milenial dari paham radikalisme.
Lebih lanjut Munir menyampaikan, untuk mencegah radikalisme, disiapkan klinik antiradikalisme yang di dalamnya terdapat psikolog yang bisa membantu jika ada yang terjangkit radikalisme.
‘’Nanti kalau ada mahasiswa atau masyarakat umum terpapar pengaruh radikalisme bisa dibawa ke klinik ini dan akan mendapatkan bantuan dari psikolog,’’ ujar dia yang berharap setelah deklarasi tersebut tidak ada radikalisme dan terorisme.

Kapolres Tuban AKBP Suryono mengapresiasi Deklarasi Antiradikalisme dan Terorisme. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada rektor IIKNU Tuban yang ikut menangkal bahaya radikalisme dan terorisme.
‘’Ini merupakan kepedulian dari anak bangsa dalam rangka bahu membahu untuk menangkal terorisme,’’ tegasnya.
Dia terang-terangan menyebut kegiatan tersebut baru kali pertama di Indonesia.
‘’Kami berharap kampus-kampus lain bisa mengikuti ini sebagai upaya memangkas perkembangan radikalisme,’’ ujarnya. (fud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.