Di bagian lain, Basdi menyampaikan, pengerjaan perencanaan proyek rehabilitasi Jembatan Glendeng sudah selesai. Karena itu, diharapkan pada awal Juni mendatang, pengerjaan konstruksi proyek jembatan yang menghubungkan Desa Simo, Kecamatan Soko dengan Desa Kalirejo, Kecamatan/Kabupaten Bojoengoro itu bisa dilelang.
Perlu diketahui, Pemkab Tuban berusaha mengoptimalkan fungsi Jembatan Glendeng. Hal itu terlihat dari besarnya anggaran yang dialokasikan untuk proyek perbaikan jembatan yang melintasi Bengawan Solo tersebut.
Jika nonkonstruksi saja menelan anggaran hampir Rp 1 miliar, pengerjaan konstruksinya ditaksir mencapai Rp 33 miliar.
Untuk memastikan anggaran sebesar itu dibelanjakan dengan baik, Pemkab Tuban meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban untuk mengawal jalannya proyek rehabilitasi Jembatan Glendeng. Harapannya tak terjadi pelanggaran hukum.
‘’Sesuai SK (surat ke putusan, red) Bupati Tuban, memang kami dilibatkan dalam proyek (rehabilitasi Jembatan Glendeng, Red) tersebut,’’ ujar Kasi Intelijen Kejari Tuban Muis Ari Guntoro. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.