Perwira tinggal di Desa Kradenan, Kecamatan Palang ini mengatakan, alasan status jalan itu pula yang membuat uji coba kendaraan berat dari arah selatan (Babat, Lamongan) menuju Panyuran harus tetap melintasi Jalan Manunggal.
Truk tidak bisa dialihkan ke Jalan Rembes–Pakah karena jalur tersebut statusnya jalan kabupaten.
‘’Kondisi jalan rembes ini juga menyempit, sehingga truk dan kendaraan berat lain tidak dialihkan ke jalan ini,’’ ungkap dia.
Dengan status jalan yang berbeda-beda tersebut, petugas lebih hati-hati dalam menentukan uji coba rekayasa lalu lintas.
Nantinya, rekayasa lalu lintas diharapkan mampu menjadi solusi untuk menemukan formula terbaik sebelum operasional rind road secara penuh.
‘’Jalan Manunggal statusnya jalan nasional, jadi memang fungsinya dilalui kendaraan-kendaraan berat karena teks tur pembangunan jalannya berbeda dengan jalan kabupaten,’’ tutur dia. (yud/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.