‘’Bagiannya sudah ada, tapi saya lupa berapa,’’ ujarnya.
Ditanya detail terkait teknis pembagian tersebut, Cucuk hanya menjelaskan bahwa pemkab akan mendapatkan gas mentah. Selanjutnya, gas tersebut dijual ke pembeli dan hasilnya didapatkan pemkab.
Dia optimistis dengan ikut andil, Perumda Migas akan mendapat keuntungan yang besar. Tidak seperti saat ini, BUMD tersebut belum memiliki usaha apa pun.
Bukan hanya pengelolaan gas, lanjut Cucuk, Perumda Migas juga akan menjadi pengelola participating interest (PI) dari Blok Tuban yang pembagiannya sudah ditandatangani bupati beberapa waktu lalu. (fud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…