Selain syukur yang tak terhingga, dia juga mera sa sangat lega. Sebab, keberangkatannya didampingi langsung oleh anaknya. Rencananya, nenek yang sudah memiliki belasan cucu ini berangkat Selasa (30/5) besok. Tergabung di kelompok terbang (kloter) 18.
Demi bisa berangkat ke tanah suci bersama anaknya, Mbah Mun rela menjual ta nahnya untuk biaya pelunasan.
‘’Dulu, saat daftar juga dari hasil menjual tanah,’’ tuturnya.
Meski nanti harus menggunakan kursi roda, bagi Mbah Mun tidak menjadi soal. Dia merasa tenang karena berangkat bersama anaknya, Muhammad Mu kid. Sesuai nomor urut porsi, putra pertamanya itu juga mendapat jatah berangkat tahun ini.
‘’Dulu, daftarnya memang bareng. Jadi nomor porsinya berurutan. Dan, Alhamdulillah bisa berangkat bareng,’’ ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, CJH asal Kota Legen yang berangkat tahun ini totalnya sebanyak 1.227 jemaah. Terbagi dalam tiga kloter, yakni kloter 18, 19, dan 24.
Untuk kloter 18 dan 19 dijadwalkan berangkat Selasa (30/5) nanti. Sedangkan kloter 24 dijadwalkan berangkat 2 Juni. Waktu pemberangkatan, kloter 18 dan 19 berangkat pukul 13.00. Sementara kloter 24 berangkat setelah salat Subuh, sekitar pukul 05.00. Titik kumpulnya di halaman kantor Pemkab Tuban.
Semula, kuota yang diterima Kabupaten Tuban sebanyak 1.541 jemaah. Namun, tidak semua melakukan pelunasan. Ada juga yang sudah melakukan pelunasan, namun mengajukan tunda berangkat dengan alasan tertentu. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.