‘’Saya riwa-riwi naik mobil rental ini bayar, dan saya dua hari tidak bekerja ini juga merugikan waktu dan tenaga,’’ tuturnya memelas.
Sujiatun, ibu Wahyu menambahkan, sebagai warga negara yang baik, dirinya beserta keluarga ingin memenuhi berbagai persyaratan yang diwajibkan. Namun, saat ingin memenuhi persyaratan tersebut, justru mendapat pelayanan yang kurang baik .
Karena dua kali tak dilayani di MPP, dia memilih mengadu ke kantor Jawa Pos Radar Tuban.
‘’Saya hanya rakyat kecil yang ingin mendapat pelayanan yang baik,’’ ujarnya kecewa.
Dikonfirmasi terkait aduan tersebut, Kepala Dinsos P3A PMD Tuban Eko Julianto mengatakan, Kamis, pelayanan di MPP full dari pagi hingga sore. Sedangkan permintaan konseling diska cukup banyak. Karena itu, tidak seluruh permintaan yang terdaftar tersebut bisa terselesaikan.
Sedangkan Jumat, dia menuturkan ada penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA), sehingga sejumlah petugas harus menghadiri rapat di Pemkab Tuban.
‘’Ditambah ada yang kerabatnya (petugas, Red) punya hajat,’’ tuturnya. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…