‘’Orang yang pernah menjadi korban penyimpangan seksual selalu ada rasa dendam dan sakit hati untuk melakukan hal sama kepada orang lain, ini yang memicu para LGBT baru,’’ jelasnya.
Berdasarkan sejumlah kasus yang dia tangani, Hikmah menyimpulkan LGBT ini adalah penyakit mental dan bisa menular. Penularan LGBT ini bisa melalui komunikasi yang baik dari para pelaku ke calon korban.
Cara lain, yakni melalui tindakan kurang baik dipicu dendam masa lalu dari para pelakunya. Seperti para pelaku LGBT yang dulunya adalah korban sodomi, kini dia berpotensi menjadi pelaku yang menimbulkan korban lain.
Psikolog yang juga bertugas di Rumah Sakit Muhammadiyah Surakarta ini mengingatkan, LGBT saat ini menjadi persoalan serius. Bebasnya akses ke berbagai platform semakin mempermudah saban orang mendapatkan informasi beragam. Termasuk dalam mengenali LGBT. Apalagi, selama ini para LGBT sudah memiliki wadah khusus di salah satu aplikasi berbasis dating online.
‘’Keluarga punya peran penting untuk mendeteksi ini secara dini,’’ tandasnya. (yud/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.