Melihat kemampuan Everton menaklukkan Arsenal, merupakan pekerjaan sulit bagi LFC membongkar pertahanan The Toffees –sebutan Everton. Sepak bola pragmatis yang diusung Dyche seperti membangkitkan antusiasme pemain Everton.
”Kami akan jadi tim yang sulit dipatahkan, mengarahkan bola ke depan, menempatkan banyak pemain di sekitar kotak penalti,” tutur bek tengah Everton James Tarkowski yang menjadi pemain Burnley ketika mengalahkan LFC di Anfield dua musim lalu.
”Energi kami akan sama seperti saat melawan Arsenal. Di situ kami ingin tunjukkan kekuatan kami.”
Sementara itu, kepada Sky Sports, Klopp mengakui saat ini LFC memang berada dalam fase krisis. Namun, Klopp percaya derbi adalah momen bagi Jordan Henderson dkk menghentikan rentetan hasil buruk belakangan ini.
”Jika kalian menderita dari sesuatu, kalian bisa terus menderita atau mencoba untuk melawannya,” tutur Klopp.
”Saya juga tidak mau mendengar ada yang berkata: ’Ini sekadar derbi’. Para pemain harus menuntaskan laga seperti ini dengan baik,” imbuh Klopp yang telah melakoni 1.002 pertandingan sebagai pelatih. (Jawapos.com)
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…