Tujuannya, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jika ditemukan indikasi kecurangan yang dilakukan oleh oknum orang tua. Juga sebagai tempat konsultasi bagi orang tua yang bingung mencari sekolah.
‘’Setiap aduan dari masyarakat pasti kami tindak lanjuti,’’ ujarnya.
Rakhmat mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak memaksakan kehendak untuk menyekolahkan anaknya di sekolah favorit.
Dia memastikan seluruh siswa akan mendapatkan lembaga pendidikan yang lokasinya terdekat dengan tempat tinggalnya.
Dengan demikian, tidak perlu memaksakan diri ke sekolah tertentu karena kualitas semua lembaga pendidikan adalah sama. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…