Umi memastikan seleksi PPDB berlangsung sangat ketat. Termasuk seleksi jalur prestasi tanfidz atau hafalan Alquran. Pihak sekolah mendatangkan ahli agama dari yayasan atau pihak ketiga untuk melakukan seleksi. Tujuannya agar seleksi bersifat netral dan sesuai dengan kompetensinya.
‘’Kami pastikan semua yang lolos gelombang pertama harus menyertakan dokumen yang sesuai karena ada survei dan kroscek oleh tim,’’ ujarnya.
Sebenarnya, petunjuk teknis (juknis) PPDB sudah meminimalisasi potensi orang tua yang melakukan pemalsuan dokumen.
Dalam dokumen persyaratan disebutkan, pemalsu dokumen harus siap diproses hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Faktanya, masih ada orang tua yang nekat memalsukan dokumen. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…