Mantan kepala SDN Socorejo, Kecamatan Jenu itu mengatakan, sebagian besar lembaga pendidikan di Tuban terus berkembang, sehingga nyaris tidak ada yang turun status dari akreditasi A ke B. Justru lebih banyak sekolah yang naik status dari B ke A.
‘’Akreditasi ini bagian dari penilaian Kemdikbud untuk lembaga pendidikan sesuai dengan kualitasnya,’’ ujarnya.
Apa saja yang dinilai untuk mendapatkan akreditasi A? Ismail menerangkan, banyak kriteria penilaian yang ditetapkan. Antara lain, standar infrastruktur, guru -tenaga kependidikan, mutu pendidikan, dan masih banyak lagi.
Menurut Ismail, beberapa lembaga pendidikan yang masih terakreditasi B memiliki sarana prasarananya yang belum maksimal. Begitu juga sumber daya manusia (SDM)-nya belum optimal dan tidak memenuhi kriteria penilaian.
‘’Beberapa sekolah ini (terakreditasi B, Red) berada di kota,’’ ujarnya. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.