‘’Rujukan modul para pembina program ini serupa karya civitas akademika Universitas Indonesia (UI),’’ ungkapnya.
Magister administrasi publik lulusan Untag Surabaya itu menandaskan, dari segi intensitas pembinaan, kompetensi pembina, hingga kualitas modul, Program Strategis Tembus PTN benar-benar layak dijuluki ‘‘red carpet’’ bagi siswa-siswi Ash-Shomadiyah yang ingin melanjutkan kuliah.
‘’Program ini juga mengakomodir anak didik yang ingin kuliah, namun kekurangan biaya,’’ imbuhnya.
Ulama muda kelahiran Demak, Jateng itu menerangkan, meski Program Strategis Tembus PTN merupakan program khusus, peserta program ini tak ditarik biaya tambahan alias gratis.
Bahkan, ketika si siswa/siswi program ini nantinya tes UTBK di luar kota, semua keperluannya mulai berangkat, di lokasi tes, sampai pulang, akan dikaver MA Ash—Shomadiyah melalui program ini.
‘’Kami melayani siswa-siswi secara total hingga akhir,’’ tegasnya.
Gus Riza bersyukur Program Strategis Tembus PTN ini mendapat dukungan penuh dari Baznas pusat.
Dia menyebut sejumlah anggaran Baznas pusat 2022 dicurahkan untuk program tersebut.
‘’Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Upaya Baznas menyejahterakan umat melalui pendidikan benar-benar nyata. Siswa-siswi kami yang hendak kuliah, namun minim biaya benar-benar merasa terbantu dengan dukungan tersebut,’’ pungkasnya. (sab/ds)
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…