‘’Pastinya dalam kerja sama ini membawa hal yang baik dan bermanfaat,’’ ujarnya.
Endang menuturkan, pemenuhan pemanfaatan aplikasi tersebut selaras, atau bahkan memperkuat progam yang sedang dikembangkan sekolah. Salah satunya tentang peningkatan kewirausahaan bagi para siswa.
Sebab, sesuai dengan motto yang digelorakannya, yakni tentang interpreneur school. Di mana dalam progam tersebut memuat interpretasi perihal setiap satu siswa mempunyai satu bisnis.
‘’Dalam fitur marketplace ini sangat membuka peluang besar bagi setiap siswa untuk bisa membuka usaha sendiri,’’ pungkasnya. (zid/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…