
‘’Pembinaan hukum ini tak lantas membuat para guru kebal hukum. Melainkan semakin membuat mereka paham dan taat hukum dan tentu saja tak melanggar hukum,’’ tegasnya.
Kajari Tuban Iwan Catur Karyawan menyampaikan terima kasih atas kerja sama tersebut. Dia menegaskan komitmen institusinya untuk melaksanakan kerja sama tersebut.
‘’Selain pembinaan hukum terstruktur, kami juga menerima bila guru-guru PG RI Tu ban berkonsultasi langsung. Kekurangtahuan guru perihal hukum, akan kami cukupi,’’ tuturnya.
Jaksa asal Bandung, Jabar itu mengakui, di era sekarang ini, profesi guru rentan tersandung hukum. Sebagai pesan awal berikut dasar, para guru diharapkan mengedepankan kejujuran dan kemanusiaan ketika menjalankan profesi.
Selain tetap menjadi teladan bagi anak didiknya, pendidik juga harus mengedepankan kejujuran dan kemanusiaan. Itu yang akan menyelamatkan mereka dari jeratan hukum. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.