‘’Harapannya dari pelatihan ini muncul siswa-siswi yang berprestasi di bidang kepenulisan, baik karyat tulis ilmiah, jurna listik, maupun penulis profesional,’’ tuturnya.
Saat sesi tanya jawab, seluruh peserta antusias bertanya kepada Yudha Satria, pemateri diklat tersebut.
Salah satu siswa menanyakan teknologi AI (artificial intelligent) yang saat ini bisa membuat tulisan dalam hitungan menit.
‘’Untuk saat ini, kecerdasan buatan dari AI belum bisa menandingi kualitas kecerdasan manusia. Karena itu, tulisan karya manusia tetap memiliki nilai unggul bagi pembacanya,’’ jawab Yudha. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…