Pemred Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiyawan mengatakan, pertimbangan memajukan pelaksanaan babak penyisihan tersebut karena jadwal awal terlalu mepet dengan Idul Fitri.
‘’Kalau tidak diajukan, waktu yang dimiliki tim koreksi dari dinas pendidikan sangat mepet,’’ terang wartawan berkompetensi utama itu.
Dwi menambahkan, Festival Literasi Numerasi adalah event baru di dunia pendidikan Bumi Ronggolawe. Karena itu, melalui perhelatan tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat literasi pada anak didik.
Harapannya, kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM) di Tuban terwujud.
‘’Grandfinal event ini rencananya kita selenggarakan di tempat keramaian dan diharapkan memicu peningkatan ekonomi,’’ kata dia. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.