Materi yang diujikan meliputi kemahiran berbahasa Indonesia dalam mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara.
‘’Teknisnya kurang lebih sama seperti TOEFL,’’ ungkapnya.
Pejabat definitif asisten pe merintahan dan kesejahteraan rakyat Setda Tuban itu mengatakan, materi ujian UKBI berupa respons kaidah bahasa Indonesia.
Tes tersebut rencananya baru dimulai pada tahun ini. Untuk peserta didik dimulai jenjang SD dan SMP. Setelah itu dilanjutkan jenjang SMA dan perguruan tinggi.
Sedangkan untuk masyarakat umum bisa siapa saja, termasuk aparatur sipil negara (ASN).
‘’Teknisnya pelaksanaan menunggu dari Kemendikbudristek,’’ tuturnya.
Joko mengatakan, UKBI pada tahun ini masih tahap pengenalan. Karena itu, penyelenggaraannya masih tahap uji coba. Kemungkinan, UKBI akan menjadi agenda tahunan pemerintah untuk meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia masyarakat.
Apalagi, UKBI sejalan dengan program literasi yang digelorakan oleh pemerintah melalui kurikulum Merdeka Belajar.
‘’Sudah ada aturannya, jadi akan menjadi program Ke mendikbudristek,’’ tegasnya. (yud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…