‘’Prinsipnya kami anggarkan lebih daripada nanti kurang,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding Hari Winarko mengatakan, ketiga perguruan tinggi telah disodorkan kepada pemdes beberapa waktu lalu. Dari ketiganya, kata dia, belakangan Unesa mengun durkan diri.
‘’Nanti pemerintah desa akan memilih di antara perguruan tinggi tersebut. Tentunya menyesuaikan kemampuan anggaran. Seumpama satu lebih mahal berarti memilih yang paling murah,’’ ujarnya.
Hari menerangkan, sesuai amanat perda, dipilih perguruan tinggi yang terakreditasi A. Begitu juga di perbup mensyaratkan perguruan tinggi yang kredibel. Harapannya terpilih perades yang berkualitas. (fud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…