‘’Terkait temuan itu, nanti akan kami disampaikan melalui rekomendasi kepada bupati,’’ kilahnya.
Sejauh ini, lanjut Khamim, pihaknya masih menggeber rapat bersama masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga di bawah Pemkab Tuban untuk klarifikasi data yang menjadi temuan pansus.
Dengan begitu, hampir pasti pembahasan LKPJ molor dari jadwal yang sudah ditetapkan awal.
‘’Karena tidak mungkin tuntas bulan ini, sehingga rapat paripurna penyerahan rekomendasi LKPJ kepada bupati akan dilakukan bulan depan,’’ tandasnya.
Sebagaimana diketahui, nota penjelasan LKPJ Bupati Tuban 2022 disampaikan pada Rabu (1/3) lalu dalam rapat paripurna bersama antara Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzki dan DPRD.
Selanjutnya DPRD melalui pansus membahas draf LKPJ yang beranggotakan 15 orang. Hasilnya, DPRD mengklaim banyak temuan yang membutuhkan pembahasan lebih panjang. (fud/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.