‘’Terkait temuan itu, nanti akan kami disampaikan melalui rekomendasi kepada bupati,’’ kilahnya.
Sejauh ini, lanjut Khamim, pihaknya masih menggeber rapat bersama masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga di bawah Pemkab Tuban untuk klarifikasi data yang menjadi temuan pansus.
Dengan begitu, hampir pasti pembahasan LKPJ molor dari jadwal yang sudah ditetapkan awal.
‘’Karena tidak mungkin tuntas bulan ini, sehingga rapat paripurna penyerahan rekomendasi LKPJ kepada bupati akan dilakukan bulan depan,’’ tandasnya.
Sebagaimana diketahui, nota penjelasan LKPJ Bupati Tuban 2022 disampaikan pada Rabu (1/3) lalu dalam rapat paripurna bersama antara Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzki dan DPRD.
Selanjutnya DPRD melalui pansus membahas draf LKPJ yang beranggotakan 15 orang. Hasilnya, DPRD mengklaim banyak temuan yang membutuhkan pembahasan lebih panjang. (fud/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…